Jenderal Gatot: jangan sampai perang jihad menjadi pintu masuk asing


Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan pada jajaranya tentang ancaman asing dan tahapanya untuk menguasai Indonesia. Hal itu disampaikan dalam sambutannya di Rakornas Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017), 
Dia menyampaikan beberapa hal yang dilakukan oleh asing untuk menghancurkan Indonesia. Diantaranya adalah menciptakan gesekan atau konflik antar masyarakat untuk meruntuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kesempatan tersebut Panglima mewanti-wanti agar jangan sampai perang terhadap pemerintah dianggap sebagai jihad. Jika yang demikian terjadi maka NKRI akan terbelah. Setelah terbelah, baru dilakukan invasi militer, kemudian pasukan perdamaian datang dan Indonesia akan di bagi-bagi.
Jika menyoroti apa yang terjadi belakangan ini, ada indikasi yang mengarah kepada usaha membenturkan antar elemen masyarakat baik kalangan elit maupun akar rumput.
Salah satunya terlihat dari adanya kelompok yang berusaha menanamkan ideologi “jihad” melawan kelompok lain yang tidak sependapat.
Ketika Alissa Wahid bertanya kepada Mbah Mun “Mbah, Apa yang harus dilakukan menghadapi perpecahan saat ini?”

Mbah Maimun menjawab “Semua harus menahan diri”.

Untuk menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan dibutuhkan sosok pengayom yang bisa memberi pencerahan kepada semua kelompok agar tidak saling serang satu sama lain. Agar kerukunan terjaga.

.

Tinggalkan Balasan

Next Post

KH Hasyim Muzadi: Do'a

Jum Feb 3 , 2017
Hidup adalah untuk mengetahui siapa yang amalnya paling baik. Doa untuk kedua orang tua yang telah meninggal tidak harus dari anak-anaknya. Doa bisa dipanjatkan oleh orang lain. Ada yang berpendapat […]