Hatim al-Ashom dan Istri Shalihah

Ketika Hatim Al-Ashom hendak bepergian jauh, beliau berkata kepada anak dan istrinya: “wahai istriku, saya hendak melakukan perjalanan jauh, berapa nafaqoh yg kalian butuhkan selama saya bepergian..??

Istrinya menjawab: “selama waktu yang kamu ketahui kami hidup, berikanlah nafaqoh kpdku…!!

Maka Hatim berkata: “wah,,masa kamu hidup tdk ada yang mengetahuinya kecuali Allah.

Istrinya berkata: “oleh karena itu, biarkanlah yang menanggung nafkahku adalah dzat yang mengetahui itu semua..!

Ketika Hatim Al-ashom sudah melakukan perjalananya, wanita-wanita tetangganya pada datang kepada istrinya Hatim alashom untuk menanyakan tentang perginya Hatim Alashom, dan berkata: “wah pasti Hatim Al-ashom meninggalkan banyak nafaqoh kepadamu, berapa kira-kira yang d tinggalkan untukmu dan keluargamu..???

Istrinya menjawab: “saya tanya kepada kalian, apakah suamiku Hatim Al-ashom itu yang MEMAKAN rizqi apa yang MEMBERI rizqi…….???

Mereka menjawab: “ ya tentunya, dia adalah yang memakan rizqi,..

Kemudian istrinya berkata kepada mereka: “adapun org yang memakan rizqi sudah pergi, Namun dzat yang memberi rizqi tdk akan pergi, sehingga saya tidak perlu kawatir.

wanita-wanita dulu ketika suaminya hendak pergi kerja, istrinya memegangi tangan suaminya sambil berkata: “wahai suamiku, jangan kamu pulang, kecuali membawa rizki yg halal, kami bisa sabar menahan lapar, kami siap makan tanah sekalipun, akan tetapi kami tdk sabar dan tdk kuat jika  harus berada pada neraka…!!

sehingga hati suaminya jadi lapang, dan kerjanya tenang, baik pulg bawa rizki sedikit maupun bnyak.

sebagian dari wanita sekarang banyak menuntut rizki yang bnyak, suaminya tdk boleh pulang kecuali membawa rizki, entah dar hasil yg halal maupun haromdia tdk perduli, yg penting dapat uang yg bnyak,,..jika ternyata suaminya pulang dg tangan kosong, maka suaminya diomelin habis-habisan “laki-laki ndak becus nyari nafkah,..?? kalo bgini terus kita makan pa?? mau makan tanah,,,mau makan buku?? dan kata2 lain sbgainya”

sehingga suaminya brgkat kerja, hatinya gelisah dan kwatir,,krena kbutuhan yg mendesak,,akhrnya suami nekat mncuri, kerja yg haram dan lain sebgainya.

عن حذيفة قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم لايدخل الجنة لحم نبت من سحت النار أولى به

Rasulullah Saw bersabda: “tidak akan masuk surga org yg dagingnya tumbuh dari perkara yg haram, dan setiap daging yg tumbuh dari hal yg haram, maka yang paling pantas baginya adalah neraka”.
Na’udzu billah min dzalik.

(Dari berbagai sumber)

baca juga manfaat dan kandungan kayu siwak

Tinggalkan Balasan