Kajian Hadits : Menghabiskan makanan sampai tak tersisa

بسم الله الرحمن الرحيم 
كتاب الأشربة
 باب استحباب لعق الأصابع والقصعة وأكل اللقمة الساقطة
 حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَلْعَقْ أَصَابِعَهُ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيَّتِهِنَّ الْبَرَكَةُ
رواه المسلم

Artinya:
dari Abu Hurairah (w. 59 H) dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (w. 11 H), beliau bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian selesai makan, maka hendaklah ia menjilati jari-jemarinya, karena dia tidak tahu ada dimana berkahnya.
HR. Muslim (w. 261 H)

Istifadah:
Dalam segala sesuatu pasti terdapat keberkahan di dalamnya. Contoh ketika makan. Rasulullah saw menganjurkan untuk menghabiskan makanan hingga tak tersisa demi menjaga makanan supaya tidak ada yang mubazir sedikitpun. Sehingga, makanan yang kita makan menjadi berkah, yaitu, menghasilkan energi untuk mudah melakukan ibadah, kebaikan serta ketaatan. Itulah sebagian dari keberkahan karena memperhatikan adab makan yang baik.

[Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]
baca juga kajian Hadits ; mencari nafkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *