Kajian Hadits: “Cinta Karena Allah”

بسم الله الرحمن الرحيم
كتاب البر والصلة والآداب 
باب في فضل الحب في الله
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَعْمَرٍ عَنْ أَبِي الْحُبَابِ سَعِيدِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَيْنَ الْمُتَحَابُّونَ بِجَلَالِي الْيَوْمَ أُظِلُّهُمْ فِي ظِلِّي يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلِّي
رواه المسلم

Artinya:
dari Abu Hurairah (w. 59 H) dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman pada hari kiamat kelak: “Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini kunaungi mereka, di mana tidak ada naungan pada hari ini selain naungan-Ku.”
HR. Muslim (w.261 H)

Istifadah:
Yang dimaksud saling mencintai disini adalah dalam hal ketaatan, bukan dalam kemaksiatan yang dilandasi nafsu.
Saling mencintai dalam kemaksiatan yang dilandasi nafsu bukan akan mendapatkan naungan melainkan akan mendapatkan siksaan.

[Lembaga Kajian dan Riset Rasionalika Darus-Sunnah]
baca juga : kajian-hadits-doa-kafararotul-majlis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *