Siapa Pendiri Universitas Tertua di Dunia, Al-Azhar As-Syarif?

Mesir menempati lokasi yang sangat strategis. Terletak di pertemuan tiga benua Afrika, Asia dan Eropa. Kondisi ini membuat banyak negara ingin menguasainya. Tercatat banyak imperium besar silih berganti menjadi penguasanya. Sebut saja Imperium Romawi, Persia Sasanid, Dinasti Fatimiyah, Dinasti Ayyubiyah, Dinasti Mamluk, Turki Usmani dan Perancis. Karena menguasai Mesir berarti menguasai banyak titik sentral perekonomian dunia.

Salah satu universitas tertua di dunia adalah milik orang Islam, Al-Azhar AS-Syarif. Didirikan oleh Panglima Jauhar As-Siqilli  atas permintaan Khalifah dinasti Fatimiyah, Khalifah Mu’iz li dinillah Abu Tamim Mu’id  bin asl-mansur. Dibangun pertama kali pada 29 Jumadal Ula 359 H (970 M) dan diresmikan oleh Khalifah pada 7 Ramadhan 361 H (972 M).

Nama Al-Azhar dinisbatkan pada putri Nabi, Fatimah Az-Zhara. Bangunan awal hanya berupa Masjid sebagai tempat meminba ilmu. Namun selanjutnya berkembang pesat dan menjadi rujukan kajian keIslaman di dunia. Dan sampai abad ke 11 sejak berdirinya, Al-Azhar masih menjadi rujukan utama dunia dalam mengjkaji ilmu keIslaman.

Corak keilmuan Al-Azhar pada periode awal adalah Syi’ah karena dinasti Fatimiyah beraliran Syiah, Dan Al-Azhar menjadi sentra penyebaran Mazhab Syiah. Namun pada masa Dinasti Ayyubiyah, materi mazhab Syi’ah mulai diganti dengan Mazhab Sunni dan menguatkan komitmen Al-Azhar sebagai benteng akidah Sunni.

Pada masa dinasti Mamluk dan Turki Usmani, Al-Azhar berkembang pesat karena mendapatkan dukungan kuat dari penguasa yang banyak memberikan tunjangan kepada pengajar dan murid-muridnya. Para penguasa banyak yang memberikan tanah untuk diwakafkan kepada Al-Azhar yang pada kemudian hari lahan-lahan ini mampu membiayai semua kegiatan belajar mengajar tanpa dukungan dari penguasa. Al-Azhar memberikan beasiswa kepada ribuan mahasiswa dari seluruh penjuru dunia.

baca juga jubah-warisan-rasulullah.html

Tinggalkan Balasan