Kajian AL-Hikam: Jangan Menunda Melakukan Perbaikan Diri

Ibnu Athaillah berkata:

لاتترَقـَّبْ فُرُوغ َالاغيارِ فَاِنَّ ذٰلكَ يَقطَعكَ عن وجودِ المراقبةِ لهُ فيماَ هُوَ مقِيمُكَ فيهِ

“Jangan menunda melakukan perbaikan diri menunggu kesempatan terbebas dari kesibukan duniawi, sesungguhnya sikap yg demikian itu dapat memutuskan dirimu melakukan muraqabah yaitu melakukan evaluasi diri utk mendekatkan diri kpd Allah (muraqabah) sesuai dengan kondisi yg telah ditetapkan pada dirimu saat itu “

Maqalah di atas menjelaskan bahwa kita dilarang menunda kesempatan utk memperbaiki diri seperti menunggu waktu luang setelah nanti sudah tidak bekerja lagi akan bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah. Sikap menunda yg demikian tdk dibenarkan karena dpt menghilangkan kesempatan utk melakukan muraqabah yaitu mengevaluasi diri utk mendekatkan diri kpd Allah. Sebab muraqabah dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu waktu luang atau waktu tua, karena datangnya ajal bisa kapan saja. Karena itu, jangan buang kesempatan utk segera bertaubat, melakukan evaluasi diri, memperbaiki diri utk mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai kita menyesal di saat ajal tiba kita belum menghadapinya sehingga yang terjadi hanya penyesalan belaka. Semoga Allah membimbing kita menjadi hamba yg senantiasa memanfaatkan waktu utk melakukan muraqabah tanpa harus menundanya.

al-Rabbani, 17 Mei 2017

kajian-al-hikam-bersandarlah-kpd-allah.

Tinggalkan Balasan