Doa memasuki bulan baru

beberapa doa yang diajarkan Nabi saat memasuki bulan baru

كَانَ النهبيُّ إذا رأى الِْهلَالَ قالَ اللهم أهِلههُ عَليْنا بِِليمْنِ وَالِْْايْْمانِ وَالسلَامَةِ وَالِْْاسْلَام
ربى وَربك اللهُ .رواه التُمذي وحسنه(
Jika melihat Hilal, Nabi berdoa: “Ya Allah lpertemukan bulan ini dengan kami dalam keadaan aman, iman, keselamatan dan Islam.
Tuhanku dan Tuhanmu (Hilal) adalah Allah l (HR at-Turmudzi, ia menilainya hasan)
Doa para sahabat menyambut bulan baru: 
عَنْ عَبْدِ اللِه بنِ هَاشِمٍ قالَ كَانَِ أصْحَابُ  رسُوْلِ اللِه يَتَعَلمُوْنَ هَذَا الدُّعَاءَ إذا دَخَلتِ السنةُ أوِ الشهْرُ اللهم أدْخلْهُ عَليْنا بِِلْأمْنِ وَالِْْايْْماِن وَالسلَامَة وَالِْْاسْلَام  وَرضْوَان مِنَ الرحَْْمنِ وَجَوَازٍ مِنَ الشيْطانِ. )رواه الطبراني فِ الأوسط وإسناده حسن. مجمع
الزوائد ومنبع الفوائد – ج 4 / ص 404(
Dari Abdullah bin Hasyim, ia berkata: “Para sahabat Nabi belajar doa berikut ini jika bertemu tahun atau bulan: “Ya Allah…, pertemukan bulan ini dengan kami dalam keadaan aman, iman, keselamatan, Islam, ridla dari Allah… dan selamat dari syetan” (HR Thabrani, sanadnya hasan)
 doa menyambut ramadhan
عَنْ أبِى جَعْفَرِ مُُحمدِ بنِ عَِلِي قالَ كَانَ النبيُّ إذَا اسْتَهل هِلَالُ شَهْرِ رمَضَانَِ اسْتَقْبَلهُِ بِوَجِْهه ثم يَقُولُ اللهم أهلههُ عَليْنا ِبِلْأمْنِ وَالْْايْْمان وَالسلَامَِة وَالْْاسْلَاِم وَالعَافية الْمُجَللة وَدِفاعِ الْأسْقَام وَالْعَوْنِ عَلى الصلَاةِ وَالصِيام وَِتلَاوَةِ القُرْآنِ )تَاريخ دمشق للحافظ ابن
عساكر- ج 51 / ص 186(
Dari Abu Ja’far Muhammad bin Ali, berkata: “Jika bertemu dengan bulan Ramadhan Nabi berdoa: Pertemukan bulan ini dengan kami dalam keadaan aman, iman, keselamatan, Islam, sehat yang prima, kebal dari penyakit, dan pertolongan untuk salat, puasa, dan membaca al-Quran” (al-Hafidz Ibnu Asakir, Tarikh Dimasyqa 51/186)
doa mustajab di bulan romadhon
عَنْ أبِ هُرَيْرةَ ، قالَ : قالَ رسُولُ اللِه : ثلاثةٌ لاَ يُرَدُّ دُعاؤُهُمْ : الِْامَامُ العَادِلُ ،
وَالصائمُ حَتَّى يُفْطرَ ، وَدَعْوَةُ المَظلوِم ورواه أحْمد

 

Dari Abu Hurairah bahwa Nabi bersabda: “Ada 3 orang yang tidak ditolak doanya, pemimpin yang adil, orang puasa sampai berbuka, dan doa orang yang dianiaya” (HR Ahmad) 
sumber: buku saku sukses ibadah romadhon

baca menyambut-ramadhan-menyiapkan-diri.sejak sya’ban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *