AKREDITASI INSTITUTSI PERGURUAN TINGGI IAIN PEKALONGAN 2018 SUKSES DIGELAR

16-18 Desember 2018, Institut Agama Islam Negeri Pekalongan mendapat giliran asesmen lapangan pada Akreditasi Institusi Perguruan tinggi (AIPT) oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasional perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi intitusi merupakan sebuah keharusan bagi setiap penyelenggaraan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Pada beberapa tahun sebelumnya, hanya prodi yang diakreditasi, tetapi sekarang institusi juga diakreditasi.

Asesmen lapangan dilaksanakan di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kampus 2 IAIN Pekalongan, yang merupakan kampus baru. Akreditasi institusi kali ini adalah yang kedua diselenggarakan. Sebelumnya pada 13-15 Juni 2015 juga dilaksanakan akteditasi institusi ketika IAIN masih berstatus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Pekalongan.

Bertindak sebagai asesor adalah Prof. Dr. Arifuddin Ahmad, M.Ag. (Universitas Islam Negeri  Aludin Makassar) ,Dr. Lantip Diat Prasojo, M.Pd. ( Universitas negeri Yogyakarta), Dr. Syaifan Nur, MA. (Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga), dan Dr. Atiyatul Ulya, MA (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Menurut ketua tim penyusun borang AIPT, Dr. H. Muhlisin, M.Ag yang sekaligus sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kelembagaan, bahwa tujuan akreditasi ini adalah menentukan standar mutu dan penilaian IAIN Pekalongan. Karena akreditasi adalah upaya untuk menstandardisasi dan menjamin mutu lembaga secara keseluruhan.

Acara pembukaan diselenggarakan di meeting room gedung FEBI dengan dihadiri oleh tim asesor, pimpinan IAIN Pekalongan, dosen, alumni. Dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Rektor IAIN Pekalongan, sambutan Ketua Tim Asesor, dan penutup perwakilan kemenag, dan stakeholder diantaranya pengguna lulusan yang terdiri dari beberapa perusahaan, dan lembaga pendidikan. Kemudian, acara visitasi diserahkan kepada lead asesor. Oleh lead asesor, Rektor IAIN diminta untuk mempresentasikan singkat mengenai perkembangan dan kemajuan yang dicapai oleh IAIN Pekalongan yang kemudian dilanjutkan penilaian atau asesmen lapangan.

Penilaian ini dilakukan dengan mengecek bukti, terutama bukti fisik yang terdapat di dalam borang akreditasi. Dalam penilaian itu, asesor mewawancarai para mahasiswa yang terdiri dari para perwakilan mahasiswa masing–masing proram studi (prodi), para alumni, user, dan juga perwakilan dosen. Tim visitasi juga melakukan kunjungan ke fasilitas-fasilitas penting yang ada di IAIN Pekalongan yang menjadi bukti fisik kelayakan dan perkembangan instansi, seperti; perpustakaan, laboratorium, microteaching, gedung Pascasarjana, ruang-ruang pengelola jurusan, ruang kelas, dan ruang dosen.

Setelah tahap demi tahap proses asesment dilaksanakan, kemudian dilakukan penyerahan penilaian secara internal oleh asesor, yakni dengan penyerahan berita acara oleh asesor kepada Tim Akreditasi. Setelah penyerahan, Tim Akreditasi menyampaikan beberapa usulan, di antaranya adalah perlu memastikan semua sivitas melakukan tugas dan fungsinya, sasaran yang belum tercapai perlu di survey berkala dan hasilnya menjadi dasar pengambilan kebijakan, system tata pamong perlu ditingkatkan, perlu diusulkan organ perencana dan pengembangan, perlu kebijakan beasiswa calon mahasiswa difabel dan fasilitas sarpras, perlu bimbingan karir mahasiswa semester akhir, perlu penambahan dosen tetap, perlu percepatan penyelesaian studi lanjut, perlu percepatan guru besar, perlu dikembangkan kurikulum beriorientasi masa depan, segera direalisasikan sarpras baru penunjang kegiatan Pendidikan, perlu ditambah beasiswa prestasi untuk mahasiswa kurang mampu dan difabel dan yang terahir perlu ditambah jumlah peneleitian dan PKM luar negeri.

Lead asesor menyampaikan bahwa IAIN Pekalongan rumusan visi misi sudah baik, sudah bagus dalam pengelolaan perguruan tinggi hanya perlu memastikan semua sivitas melakukan tugas dan fungsinya,  SOP sudah baik hanya perlu konsistensi dan monev berkala, sudah mengembangkan kurikulum KKNI berorientasi masa kini, perlu dikembangkan kurikulum beriorientasi masa depan, pembelajaran sudah mengarah ke visi, Perjanjian kerjasama dengan luar negeri sudah banyak dan perlu ditingkatkan.

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M.Ag menyampaikan terimakasih kepada tim asesor dan tim penyusun borang yang sudah berupaya secara maksimal untuk mensukseskan asesmen lapangan AIPT 2018. Harapannya IAIN Pekalongan dapat memperoleh nilai memuaskan sebagai modal untuk mengembangkan institusi di masa depan.

Penilaian ini akan dilakukan secara berkala, yakni lima tahun sekali, sehingga akan diketahui sejauh mana perkembangan, kemajuan serta prestasi yang dimiliki oleh IAIN Pekalongan. “Semoga hasil yang diperoleh pada akreditasi tahun ini adalah hasil terbaik, dan memuaskan semua pihak serta keluarga besar IAIN Pekalongan, walaupun tidak seterbaik sebagaimana yang diinginkan,” demikian kalimat terakhir dari lead asesor.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *