Perluas kerjasama bidang pendidikan, IAIN Pekalongan menandatangani MoU dengan Madrasah Aliyah se-Kabupaten Pemalang

Kamis, 3 Januari 2019 Institut Agama Islam Negeri Pekalongan menandatangani Nota kesepahaman (MoU) dengan 16 Madarasah Aliyah di kabupaten Pemalang. Keenambelas MA tersebut adalah MA Negeri Pemalang, MA AL MIZAN Kalimas Randudongkal, MA Mambaul Ma`Arif, MA Nasrullah Ampelgading, MA Nurul Hidayah Majalangu Watukumpul, MA Nurul Huda, MA Salafiyah Karangtengah Warungpring, MA Wahid Hasyim Petarukan, MA At-Tawaazun, Ma Plus Al Khoiriyah, MA Nurul Salam, MA PLUS Walisongo Randudongkal, MA Al Manshuriyah, MA Salafiyah Syafi`Iyah Hadirul Ulum, MA Nurul Athfal, MA Asy Syafi’iyah Pecangakan.

 

Agenda yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pemalang tersebut dihadiri oleh Kepala kankemenag Kabupaten Pamalang, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama IAIN Pekalonan, pimpinan dari Madrasah Aliyah, beberapa pimpinan Madrasah Tsanawiyah se-kabupaten Pekalongan dan para pengawas Madrasah Aliyah di Kabupaten Pemalang.

 

Susunan acara diawali dengan prosesi penandatanganan MoU yang isinya antara lain kerjasama bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, sosialisasi, seminar, mahasiswa magang, survei, baik dalam lingkup regional maupun nasional, termasuk yang berhubungan dengan pengembangan keilmuan (akademis) maupun non akademis (survei/penelitian terapan).

 

Acara dilanjutkan dengan sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama IAIN Pekalongan, Drs, Moh. Muslih, Ph.D. Dalam sambutannya dia menegaskan arti penting kerjasama antara lembaga perguruan tinggi dan Madrasah untuk menunjang keberlangsungan pendidikan masyarakan yang lebih maju. Dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, H Taufik Rahman, S.H, .M.Hum.

 

Paparan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Muhlisin, M.Ag mengakhiri rangkaian acara penandatanganan MoU tersebut. Dalam paparannya dia menjabarkan urgensi siswa-siswi madrasah Aliyah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Perguruan Tinggi Islam yang bisa memproteksi mereka dari ideologi yang tidak sejalan dengan ideologi ke-Indonesiaan. Dalam hal ini IAIN Pekalongan menjadi destinasi pendidikan moderasi Islam yang layak untuk dijadikan pilihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *